Selasa, 26 Agustus 2014
Observasi Individu PSAK 2014
Assalamualaikum WR.WB Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan rahmatnyalah saya bisa menyelesaikan salah satu misi dari kegiatan PSAK ini, yaitu melakukan observasi dan membuat essai dari observasi tersebut, berikut adalah tulisan yang akan mengggambarkan kegiatan saya selama melakukan observasi. Sebelum berangkat ke lokasi observasi saya menunggu di Stasiun Jakarta Kota untuk menunggu anggota kelompok lain yang melakukan observasi di lokasi yang sama. Setelah kami semua berkumpul kami semua langsung berangkat menuju lokasi observasi, yaitu tepatnya di Kampung Dao Atas di belakang ITC Mangga Dua, disana saya berjalan di bebatuan di rel kereta api, disana juga dijumpai juga anak-anak yang mendorong lori, mereka melakukan hal tersebut sebagai transportasi untuk orang yang ingin melalui jalan bebatuan dengan menaiki lori, mereka melakukan hal tersebut agar bisa memperoleh uang untuk membantu kehidupan mereka dan orang tuanya yang sulit, Kampung Dao sendiri merupakan daerah kumuh yang berada di jakarta, karena itu disana terdapat anak-anak yang kurang beruntung dimana mereka harus bekerja dan meninggalkan sekolah dikarenakan harus membantu orangtuanya untuk hidup, beruntung disana telah ada The Umbrella Wisdom School, yaitu sekolah atau bimbingan belajar gratis yang didirikan oleh beberapa sukarelawan. Diantaranya, sukarelawan tersebut berasal dari Universitas Indonesia, beliau bernama Jovan dan ada juga volunteer asal mancanegara yaitu dari Kanada namun saya belum bisa mencari tahu siapa namanya. Awalnya lokasi bimbingan belajar tersebut merupakan pos keamanan, namun karena di Kampung Dao tersebut ada dua pos akhirnya salah satu posnya dijadikan tempat Bimbingan belajar Umbrella Wisdom. Selain untuk observasi tujuan kami untuk mengunjungi Kampung Dao adalah untuk membantu mengajar dan membimbing anak-anak tersebut dalam belajar di Umbrella Wisdom, kami membimbing mereka dalam belajar membaca dan berbahasa Inggris, menurut saya ternyata tidak mudah membimbing anak-anak untuk belajar, namun pengajar yang mengajar di Umbrella Wisdom selalu sabar dalam membimbing anak-anak tersebut. Setelah selesai melaksanakan kegiatan di tempat tersebut kamipun pulang dengan pelajaran berharga yang kami dapatkan. Yaitu bahwa hidup tidaklah selalu mudah dan indah, ada sekian orang yang harus merasakan sulitnya hidup dan mencari nafkah, terutama anak-anak yang seharusnya masih berada pada masa bermain dan belajar
Langganan:
Postingan (Atom)